"Normalisasi Kalimati di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Diharapkan Dapat Mengurangi Risiko Banjir"

 

Normalisasi Kalimati di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Yang Diharapkan Dapat Mengurangi Risiko Banjir


 

Petugas dengan menggunakan alat berat membongkar bangunan liar di sepanjang Kali Baru, Tambun Selatan, Bekasi, Senin (20/4/2025). 

BEKASI – Proyek normalisasi Kalimati di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, kini menjadi sorotan utama bagi masyarakat setempat. Inisiatif ini digalakkan dengan harapan besar mampu menekan risiko banjir yang kerap melanda permukiman warga, terutama saat musim hujan tiba.

Sebelum proyek ini digulirkan, kondisi Kalimati jauh dari ideal. Sungai ini mengalami pendangkalan parah akibat akumulasi sedimen dan sampah bertahun-tahun, serta penyempitan di beberapa titik karena bangunan liar atau perluasan lahan warga yang mengikis bibir sungai. Aliran air terhambat, bahkan di musim kemarau pun air tampak menggenang dan keruh. Saat hujan deras, sungai tak mampu menampung debit air, menyebabkan luapan ke permukiman warga yang berujung pada genangan hingga setinggi pinggang orang dewasa di ruas jalan dan rumah warga di Desa Mekarsari dan Sumberjaya. Kerugian materiil dan terganggunya aktivitas harian menjadi pemandangan lumrah bagi warga terdampak.

Kini, setelah beberapa tahapan normalisasi berjalan, perubahan mulai terlihat. Area sungai yang sebelumnya dangkal kini menunjukkan kedalaman yang lebih baik, dan lebar sungai pun telah dikembalikan di beberapa segmen kuncinya. Meskipun proyek belum sepenuhnya rampung, daya tampung air Kalimati mulai menunjukkan peningkatan. Hal ini memberikan harapan baru bagi warga.

"Setiap hujan deras, kami selalu was-was. Air bisa masuk rumah kapan saja," ujar Ibu Ani, salah satu warga terdampak di Tambun Selatan, mengenang masa-masa sulit sebelumnya. Harapan besar akan dampak positif proyek ini juga diungkapkan oleh warga. Wardi, salah satu warga yang tinggal tak jauh dari Kalimati, mengungkapkan rasa syukurnya. "Alhamdulillah, sudah mulai ada pengerukan. Kami sangat berharap proyek ini bisa tuntas dan efektif mengurangi banjir. Capek rasanya kalau musim hujan sedikit-sedikit banjir, semua aktivitas jadi terhambat," kata Wardi.

Pemerintah Kabupaten Bekasi, melalui dinas terkait, diketahui menjadi motor penggerak proyek vital ini. Dengan normalisasi, kapasitas daya tampung air Kalimati diharapkan meningkat signifikan. Aliran air juga akan menjadi lebih lancar, sehingga meminimalisir potensi luapan. Selain pengerukan, penataan bantaran sungai juga menjadi bagian dari rencana komprehensif untuk menciptakan ekosistem sungai yang lebih sehat dan berfungsi optimal sebagai saluran drainase.

Proyek ini bukan sekadar upaya penanganan banjir sesaat, melainkan investasi jangka panjang untuk keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan, dengan selesainya normalisasi Kalimati, warga Tambun Selatan dapat bernapas lega dan tidak lagi dihantui ancaman banjir setiap kali hujan mengguyur.



Penulis: Muhammad Firdaus

Editor: Fikri Haikal



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Popular Items